Dongeng Hidup

aku memilih merangkak demi mengambil sisa-sisa tubuhku yang kau penggal

daripada berdiri dengan satu jiwa yang membuatku linglung

linglung lunglai entah racun apa yang kau berikan ke minumanku semalam

itulah kenapa wine lebih nikmat, kawan

lainkali akan kubiarkan kau menikmatinya bersamaku

ditengah malam,

saat Cinderella menyadari bahwa keajaiban itu nisbi; bukan mukjizat

saat kereta kencana berubah menjadi labu yang kau tahu warnanya bukan kuning

dan kuda-kuda itu kawan, ah kau tau bahwa mereka cuma tikus-tikus yang dibedaki menor bak pemain opera sabun

begitulah hidup kawan,

sembari aku selesai memasangkan kembali kedua bola mataku ini

maukah kau menuangkan segelas wine untukku ?

Jogja, 2292014 (ditulis untuk Alien Poetry)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s