Amarah Malam

Kepulan asap yang berdansa

Menyentuh dinding-dinding kamar dengan leluasa

Bisa dengan cepat lewat dan menabrak apa yang didepan mata

Mulutku mengeluarkannya sekali lagi

Dengan puntung yang bersimpati

Terbakar, dan menumbuhkan fantasi

Aku tidak mau berhenti !

Wajah ini kembali memerah

Begitu kusut sejauh yang bisa diingat

Menghujat semua kehidupan yang ada

Semua sampah !

Ludah pun kembali tertelan bersama amarah

Kepulan asap senang rupanya berimajinasi

Dan semakin menahan bibir ini untuk bertasbih

Ya Tuhan,

Matikan saja aku hari ini !

Bogor, 7 April 2014

 

 

 

 

Iklan

2 thoughts on “Amarah Malam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s